Siswa SD Kelas VI SanTher Depok Adakan Retret Bersama Dua Frater OFM

Persiapan Ujian Akhir Tahun, Siswa SD Kelas VI SanTher Depok Adakan Retret Bersama Dua Frater OFM Oleh Peppy Wuda Santatheresiadepok.sch.id – Menyambut ujian akhir tahun 2023/2024 siswa siswi SD Santa Theresia Depok mengadakan kegiatan retret di Camping Ground Kampung Wisata Gowes Bojong Sari, Parung, pada 2-3 Februari 2024. Kegiatan retret yang bertemakan ‘Aku Tumbuh Dalam Iman, Harapan dan Kasih’ bertujuan membawa perubahan sikap dan karakter siswa ke arah yang lebih baik. Siswa juga diharapkan dapat mengenal lingkungan sosialnya, terutama lebih dekat dengan teman-teman seangkatannya. Tetapi yang paling penting, siswa dapat memaknai berkat Tuhan yang telah mereka terima selama 6 tahun melalui orang tua, para guru, para pendidik atau jajaran di yayasan, dan teman-temannya. Retret kali ini didampingi oleh dua orang frater dari ordo OFM–Fr. Hedwintus Klemensi Nurung, OFM dan Fr. Yohanes Yosef Freinademetz, OFM–, menambah semangat anak-anak untuk mengikuti rangakaian acara dari awal hingga akhir. Siswa juga dilatiih untuk bekerja sama dalam tim, dalam bentuk permainan-permainan yang seru dan juga melatih keberanian diri untuk berbicara depan teman-teman dan juga berani untuk menampilkan apa yang menjadi bakat siswa. Kepala SD Santa Theresia Seconingsih Kristiana dan bebarapa guru pendamping juga bangga melihat perubahan yang dialami anak-anak selama kegiatan ini apalagi siswa yang belum terbiasa untuk berpisah dengan keluarganya selama dua hari satu malam. Tapi ternyata semua siswa bisa berani dan mandiri untuk melalukan apa saja termasuk mempersiapkan kebutuhan pribadi selama kegiatan retret. Semoga apa yang siswa dapatkan dalam retret kali ini menjadi bekal dalam menghadapi persaingan global yang semakin ketat terutama karena mereka sudah dibekali dengan ajaran buah-buah Roh yaitu kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dan penguasaan diri.*
Webinar Parenting “WASPADAI BULLYING PADA ANAK KITA (MENGETAHUI DAMPAK & SOLUSI)

Kegiatan ini telah dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 Januari 2024, Pukul 09.00 – 12.00 melalui media bold (zoom meet), dengan nara sumber Ibu Retno Lystiarti, S.Pd., M.Si. yang merupakan Pemerhati Anak dan Kontem Kreator.l, serta sudah memiliki berbagai prestasi baik nasional dan internasional di dunia pendidikan dan anak. Perundungan/Bullying adalah tindakan yang menyakiti orang lain baik melalui perkataan atau perbuatan. Akhir-akhir kasus perundungan ini banyak dirasakan/dialami oleh berbagai kalangan baik tua maupun muda bahkan usia anak-anak juga tidak lepas dari kasus ini. Artinya kasus perundungan/bullying ini dapat menimpa siapa pun dan tidak mengenal batasan usia. Mirisnya kasus bullying sekarang ini sudah merambah di lingkungan sekolah khususnya pada tingkat dasar sekolah. Tindakan perundungan/bullying ini dilakukan secara individu atau berkelompok dan yang menjadi korbannya adalah mereka yang lemah. Tindakan bullying dapat berdampak buruk baik bagi korban maupun pelaku. Jika bullying ini terus terjadi maka akan berdampak pada kondisi fisik dan psikologis korban, hal ini pun akan berdampak besar pada diri anak-anak di masa mendatang. Fenomena perundungan/bullying di sekolah dasar dapat terjadi karena kurangnya perhatian orang dewasa yang ada di sekitarnya. Tindakan perundungan/bulliying harus diatasi sedini mungkin. Sebagai pihak sekolah yang dipercayakan oleh orang tua, maka kami mengadakan webinar ini, agar kita sebagai orang dewasa yang ada di sekitar anak dapat memberikan perhatian lebih kepada anak-anak kita. Sekolah tidak dapat berjalan sendiri, tetapi memerlukan kerjasama dari pihak orang tua sebagai mitra pendidik. Mari kita bangun komunikasi yang sehat antara guru, orang tua, dan anak. Terima kasih kami ucapkan kepada para Bapak/Ibu/Orang Tua/Wali Peserta Didik SD Santa Theresia yang telah meluangkan waktu akhir pekannya untuk mengikuti kegiatan ini. Hal ini merupakan bukti kepedulian semuanya terhadap anak-anak kita. Semoga pada kegiatan berikutnya, semakin menumbuhkan kesadaran lainnya untuk ikut serta dalam webinar parenting lainnya. Tuhan berkati
SanTher Children Choir Tampil Memukau Pada Misa Perdana Romo Bhaktiar Situmorang Di Gereja Santo Paulus

Santatheresiadepok.sch.id – Untuk kesekian kalinya, SanTher Children Choir, koor siswa/i SD Santa Theresia Depok menyumbangkan nyanyian pada misa Hari Minggu di beberapa gereja di wilayah Dekenat Utara, Keuskupan Sufragan Bogor. Pada Minggu (14/1/24), SanTher Children Choir tampil memukau pada Misa Perdana Romo Bhaktiar Situmorang, Pr di Gereja Santo Paulus Depok. Simon Zelotes, Ketua Pengurus Yayasan Yohanes Paulus yang menaungi persekolahan Santa Theresia Depok, turut hadir, berikut para guru dan orangtua siswa. Perayaan misa berjalan penuh hikmat dan semarak, didukung nyanyian indah SanTher Children Choir, membuat kagum semua umat yang hadir, yang penuh sesak memenuhi gereja, halaman gereja, dan pelataran samping gereja. Romo Bhaktiar mengaku bangga dan gembira, karena begitu banyak umat menghadiri Misa Perdananya, sekaligus memberi apresiasi kepada koor anak SD Santher itu. Turut hadir di Misa Perdana, Romo Dismas Aditya, Pr, yang menjalani tahun orientasi pastoral (TOP) di Paroki Santo Herkulanus Depok. Romo Dismas dithabiskan menjadi imam bersama Romo Bhaktiar pada 2 Desember 2023 lalu. Henricus Gani, salah satu umat yang hadir, ikut memuji penampilan SanTher Children Choir, juga guru musiknya Abbe Huwa. “Kemarin (Minggu-red), saya kebetulan misa saat anak-anak tugas. Duduk di luar, suara anak-anak oke lho. Power ada, artikulasi jelas, tidak cuma unisono.. Keren..🙏,” tulis Henricus di laman facebook. Sebagai guru musik, Abbe Huwa konsisten membimbing kelompok paduan suara di sekolah Santha Theresia Depok, baik untuk SD dan SMP. Pengorbanan anak-anak, dukungan orangtua siswa, latihan yang rutin akhirnya sukses membentuk kelompok paduan suara siswa dengan kualitas bernyanyi yang tinggi. Alhasil, kelompok paduan suara SanTher dari tahun ke tahun terus meraih prestasi, menggenggam trofi juara di setiap perlombaan paduan suara dan menyanyi solo di tingkat Kota Depok dan Propinsi Jawa Barat.*