Santatheresiadepok.sch.id – Acara kelulusan siswa kelas VI SD Santa Theresia Depok pada Jumat (5/6/26) berlangsung penuh haru dan sukacita. Kepala SD Santa Theresia Depok, Seconingsih Kristiana, M.Pd., menyampaikan bahwa selama enam tahun menempuh pendidikan di sekolah tersebut, para siswa telah melewati berbagai pengalaman yang akan menjadi kenangan berharga sepanjang hidup mereka.
Menurutnya, setiap perjuangan yang dijalani akan membentuk pribadi yang lebih kuat dan menjadi bekal untuk meraih keberhasilan di jenjang pendidikan berikutnya. Ia menegaskan bahwa perpisahan bukanlah tentang kehilangan, melainkan keberanian untuk melanjutkan perjalanan menuju masa depan yang lebih baik. Di SD Santa Theresia, berbagai mimpi sederhana telah ditanamkan melalui proses belajar, persahabatan, serta perjuangan yang tidak selalu mudah. Karena telah menjadi bagian dari keluarga besar sekolah, para lulusan diharapkan tetap menjalin hubungan dengan almamaternya, sesekali kembali berkunjung untuk melihat perkembangan adik-adik kelas dan menyapa para guru.
Ketua Yayasan Yohanes Paulus Depok (YYPD), Simon Zelotes, memberikan apresiasi kepada para orang tua murid dan panitia yang secara mandiri menggalang dana demi terselenggaranya acara kelulusan tersebut. Ia juga memuji para siswa sebagai generasi yang tangguh karena memulai perjalanan pendidikan mereka saat pandemi Covid-19 masih melanda. Selama dua tahun, mereka harus mengikuti pembelajaran dari rumah melalui berbagai platform daring, termasuk Zoom. Berkat dedikasi para guru dan semangat belajar yang tinggi, para siswa mampu melewati masa sulit tersebut hingga akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan dasar. Ia berharap seluruh lulusan dapat meraih kesuksesan di jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
Sementara itu, Pembina YYPD yang juga Pastor Paroki Santo Herkulanus Depok, RD. Agustinus Surianto Himawan, mengajak para siswa untuk terus bermimpi besar dan memiliki cita-cita setinggi mungkin sebagai bentuk penghargaan atas harapan serta pengorbanan orang tua. Ia menekankan pentingnya belajar dengan sungguh-sungguh dan mempersiapkan diri agar dapat melangkah lebih maju dibandingkan generasi sebelumnya.
Romo Agustinus juga mengingatkan bahwa setiap rencana yang diserahkan kepada Tuhan akan menemukan keindahannya pada waktu yang tepat. Selama empat tahun mendampingi sekolah, ia merasakan kerja sama yang sangat baik antara pihak sekolah dan paroki sehingga berbagai agenda pendidikan maupun kegiatan gereja dapat berjalan selaras. Ia mengajak seluruh keluarga besar sekolah untuk terus mempercayakan masa depan kepada Tuhan, karena Tuhan akan menunjukkan jalan terbaik bagi setiap anak.
Menutup pesannya, Romo Agustinus berharap terang Tuhan senantiasa menyinari hati para lulusan sehingga mereka mampu mewujudkan setiap cita-cita dan impian melalui berkat serta penyertaan-Nya dalam perjalanan hidup mereka. (Peppy Wuda)